Have 11 Handsome Fathers (PART : 1)


Judul : Have 11 Handsome Fathers

Author : Debora albie alvinostra (@albiealvinostra)

Cast : Agnes Monica, Choi Siwon , IU

Other Cast : Super Junior

Lenght : Chapter

Genre : Romance ,  Family

Desclaimer : FF ini 100% asli buatan author debora , mian ya kalau ini bukan buatan admin ..
sebenarnya author debora gak punya wordpress .. jadi admin cuma bantu promosiin aja di twitter ..

Happy Reading …..

“ma…ma…ma..ma…” ucap ji eun.

sekarang bayi cantik ini sudah berusia 6 bulan. dia sudah pandai memanggil agnes dengan sebutan “mama” tapi sayang

hanya kata “mama” saja yang baru bisa diucapkan olehnya, padahal ayahnya-choi siwon sangat mengharapkan putri kecilnya juga dapat

memanggilnya dengan sebutan “papa atau daddy”.

“ji eun.. ayolah ucapkan pa-pa..” kata siwon.

ini sudah ke 25 kali ia meminta ji eun mengatakan “pa-pa”. tampang ayah tampan ini begitu frustasi. sambil memandikan

ji eun siwon terus berusaha mengajari ji eun untuk memanggilnya dengan sebutan “pa-pa”.

“world… kenapa ji eun tidak bisa juga mengucapkan kata “pa-pa” ya ? padahal kata itu mudah sekali.. ” kata siwon.

“baby.. slow down. putri-mu kan masih kecil, semua yang dilakukannya itu bertahap. mungkin 1 atau 2 minggu lagi dia baru

akan bisa memanggilmu dengan sebutan “pa-pa”.. bersabarlah..” agnes mencium pipi siwon lembut.

“kau jagalah ji eun sana.. biar aku yang memasak makan malam..” kata siwon lemas.

“hei.. semangatlah sedikit, captain ! aku yakin tidak lama lagi ji eun akan memanggilmu dengan sebutan “papa or daddy”..” agnes

mencoba menyemangati.

siwon hanya tersenyum sedikit menanggapi ucapan isterinya itu.

***

 

DREETT DREEETT

sebuah sms masuk ke ponsel siwon.

FROM : Leeteuk >> ini hari terakhir kami di jepang. besok setelah sampai di seoul kami akan langsung datang untuk menengok

ji eun. buatkan kimchi ya ! dan pakaikan ji eun baju yang cantik. hei, choi siwon ini peringatan dariku, besok aku

akan menimbang berat badan ji eun, kalau sampai berat badannya turun akan ku asingkan kau ke pulau komodo !”

 

“dasar hyung tua bangka ! memang ji eun itu putri siapa sih ?! yang lebih tau ji eun itukan aku !!” gerutu siwon.

 

DREEETT DREEETT

sebuah sms lain lagi masuk.

FROM : LEETEUK >> jangan menggerutu ! laksanakan yang ku perintahkan !!”

 

“b-bagaimana dia tau barusan aku menggerutu ?!” kata siwon.

siwon jadi agak paranoid, ia berlari dan menutup segala jendela rumahnya dan mengunci pintu.

“jangan-jangan mereka sebenarnya sudah sampai di seoul ??” batin siwon.

wajah siwon jadi berubah agak pucat.

“baby.. kau tidak apa-apa ?” tanya agnes cemas.

“i-i’m fine darl.. ” kata siwon sambil celingak celinguk. “oh iya ji eun mana ?”

“dia sudah tidur..”

“besok pagi kita harus pergi ke rumah sakit untuk memeriksa berat badan ji eun ya..”

“minggu lalu kan sudah.. buat apa lagi ??”

“ah.. pokoknya kita harus periksa berat badan ji eun.. jangan sampai beratnya turun. atau kau mungkin akan menjadi janda..” ucap

siwon lemas.

“j-janda ?”

“ya.. barusan aku menerima pesan peringatan dari teukie hyung, besok dia akan memeriksa berat badan ji eun.. bila

berat badannya menurun dia akan mengirimku ke pulau komodo..”

agnes tertawa geli mendengar ucapan siwon.

“kau senang ya aku dikirim ke pulau komodo ?! kau pasti tidak perlu khawatir bila aku tidak ada.. dengan cepat kau pasti akan

dapat pengganti ku.. dari teukie hyung sampai si ‘evil’ kyunnie, mereka semua siap menggantikan peranku bila aku tidak ada..”

ucap siwon polos.

“hei ! aku bisa saja tersinggung dengan ucapanmu ! aku bukan wanita yang seperti itu ! aku ini isteri-mu, kemanapun kau pergi, aku

akan ada disampingmu.. “

*cUP*

agnes mencium bibir siwon.

siwon membalas lembut kecupan agnes.

“world… ayo kita buat adik untuk ji eun ?” bisik siwon sambil tersenyum nakal.

“selesaikanlah masakanmu..” ucap agnes sinis.

“b-baiklah world..” siwon menurut. “lihat dirimu choi siwon.. kau memang seorang suami yang takut isteri.. tapi yasudahlah..

yang penting aku berhasil menikahi seorang agnes monica.. “batin siwon.

***

 

personil SJ memasuki sebuah mall di kota tokyo. mereka memakai wig + kumis palsu agar tidak ketahuan oleh orang-orang.

“jadi.. kita mau berikan oleh-oleh apa ya untuk ji eun ?” tanya donghae sambil memperhatikan deretan toko-toko di mall.

“bagaimana kalau sepatu ??” kata shindong.

“ide bagus ! ayo kita ke toko sepatu !” ucap leeteuk.

*skip*

 

“ini semua koleksi sepatu bayi yang kami punya tuan..” ucap 3 orang pelayan toko.

“kau yakin putri ku tidak akan iritasi saat memakai sepatu-sepatu ini di kakinya ?” tanya yesung.

“ya ! kau yakin ?!” kyuhyun menambahkan.

“sepatu-sepatu ini adalah kualitas nomer 1 di asia tuan..” jawab si pelayan.

“kau yakin sepatu yang kau bilang kualitas nomer 1 ini ringan di kaki putriku ?” tanya heechul lagi.

“ya.. setahu kami, konsumen tidak pernah mengeluh akan kualitasnya..”

“baiklah kami akan membeli sepatu ini..” ucap leeteuk.

ke 3 pelayan itu tersenyum lega.

“jadi berapa pasang sepatu yang akan tuan beli ?” tanya pelayan ramah.

“kami beli satu pasang saja.. yang itu, yang warna pink..” kata sungmin sambil menunjuk salah satu sepatunya.

“hanya s-satu pasang ?” tanya salah satu pelayan toko yang tidak habis pikir.

“ya.. hanya satu. tolong dibungkus yang cantik ya..” ucap heechul.

“b-baiklah.. mohon tunggu sebentar..” ketiga pelayan tersebut langsung membereskan sepatu-sepatu

yang sudah mereka keluarkan.

tidak lama kemudian pelayan yang lain datang membawa sepatu yang sudah dibungkus rapi.

“terimakasih..” ucap leeteuk pada si pelayan.

*skip*

 

“kita hanya memberi sepatu untuk ji eun ??” tanya donghae.

“hem.. sebaiknya kita membeli cake atau makanan kecil apalah untuk ji eun..” kata shindong.

“ji eun masih berusia 6 bulan lewat 4 hari.. mana mungkin diberi yang seperti itu..” ucap leeteuk sinis.

“hanya diberi saja hyung.. nanti aku yang habiskan setelah itu !” kata shindong polos.

“kau minta di kempesin ya ?!” bentak leeteuk.

“aissshh.. galak sekali sih.. hanya pendapat saja kok..” ucap shindong mengerucutkan bibirnya.

“bagaimana kalau kita beri ji eun gaun ?” ucap yesung.

“aaaa ! hyung pintar !” jerit kyuhyun. “mari kita cari toko pakaian bayi !”

*skip*

 

“i-ini bukannya toko yang tadi ?” tanya heechul.

“masa ? aku lupa tuh ” ucap kyunnie santai.

“ada yang bisa kami bantu ?” tanya seorang pelayan toko. “m-mereka bukannya yang barusan ? sekumpulan pria yang menyusahkan itu ?” pikir

si pelayan toko.

“hei ! aku seperti pernah melihatmu ! kau menguntit kami ya ?! ” ucap kyuhyun heboh.

“HAH ?!” pelayan toko terkejut.

*TOK*

heechul memukul kepala kyunnie.

“ini toko yang sama saat kita membeli sepatu ji eun tadi !” heechul kesal.

“eh ! hahaha maaf ya aku lupa..” kyuhyun tertawa garing.

“dasar bodoh ” pikir heechul.

“kami ingin mencari gaun untuk anak berusia 6 bulan 4 hari apa ada ?” tanya sungmin.

“maaf.. kami tidak menjual gaun tuan..”

“oh.. ternyata tidak menjual gaun ya..” ucap sungmin. “terimakasih ya.. maaf merepotkan..”

“HYUUUUUNG !! LIHAT GAUNNYA MANIS SEKALI !” kyuhyun berteriak dari dalam toko.

“nona, kau bilang toko kalian tidak menjual gaun ?” tanya heechul dengan wajah datar tapi menyeramkan.

“m-maaf tuan.. a-aku masih baru disini..” kata si pelayan bohong. “aaaahhh !! kenapa aku tidak lihat yang satu itu masuk

kedalam toko ?!” jerit si pelayan toko dalam hati.

“hyung.. warna gaunnya pink, cocok sekali dengan sepatu yang tadi kita beli..” ucap kyuhyun.

“yasudah.. kita ambil yang ini saja..” ucap leeteuk.

“wah.. cepat sekali memutuskannya.. syukurlah..” pikir si pelayan tadi.

“kau yakin hyung ?? apa tidak lebih baik melihat-lihat semua koleksi toko ini ?” tanya kyuhyun.

“anak ini benar-benar deh !” pikir si pelayan.

“tidak. kita harus segera ke bandara sekarang..” leeteuk melihat jam tangannya.

“oh iya ! aku lupa ! baiklah.. tolong yang ini saja ya..” ucap kyuhyun pada si pelayan.

tidak lama kemudian pelayan tadi datang dan memberikan gaun yang telah dibungkus rapi.

“terimakasih.. datanglah lain kali..” ucap si pelayan basa-basi. “semoga mereka tidak akan pernah datang lagi..” pikir si pelayan.

member SJ langsung keluar dari toko dan buru-buru ke bandara.

***

 

“aduh.. lelahnya..”agnes membanting tubuhnya ke sofa.

agnes dan siwon baru saja pulang dari rumah sakit. mereka habis memeriksa berat badan ji eun.

“c’mon ji eun.. say.. pa-pa..” siwon masih sibuk mengajari ji eun berbicara.

“ma…ma.. ma.. ma…” ucap ji eun.

“aiissshh… kau belum bisa juga ya..” siwon mulai frustasi.

“wonnie.. sudahlah.. jangan memaksa ji eun terus. dari tadi pagi kau sibuk mengajarinya mengatakan “pa-pa” tapi ji eun belum bisa

juga. mungkin belum saatnya..” kata agnes.

 

TING TONG TING TONG

bel rumah berbunyi.

 

“biar aku yang buka..” kata agnes.

agnes beranjak dari sofa dan membuka pintu rumah.

 

CEKLEK

agnes membuka pintu rumahnya.

“KAMI PULAAAAANG !!” ucap kyuhyun ceria.

“hey ! tidak terasa sudah 2 minggu..” ucap agnes.

bergantian member SJ memeluk agnes.

“mana ji eun ??” tanya heechul semangat.

“di dalam, bersama siwon..” agnes tersenyum.

“ji eun !! daddy dataaaang !!” jerit heecul sambil berlari masuk kedalam.

heechul langsung merampas ji eun dari siwon.

“hyung ! kau tidak kangen dengan ku ??” tanya siwon.

“buat apa ? aku sudah bosan denganmu..” ucap heechul santai.

“iya.. wajah wonnie hyung itukan membosankan..” tambah kyuhyun.

“aku tidak sedang bicara denganmu !!” siwon sewot.

tiba-tiba ji eun buang air kecil.

“aaiiisshh.. ji eun kau tidak sopan.. daddy kan baru saja pulang..” ucap heechul.

ji eun malah tertawa melihat ekspresi heechul.

“aaaaaah manisnyaaaaa..” ucap member SJ kompak.

“nih.. kyunnie. kau ganti celana ji eun..” heechul memberikan ji eun pada kyuhyun.

“selalu saja aku yang menggantinya, pipis-lah, buang air besar.. selalu aku..” gumam kyunnie.

kyuhyun menggantikan celana ji eun sambil diperhatikan oleh para hyung-nya.

“nah.. sudah jadi !” kyuhyun tersenyum sambil mengangkat ji eun dengan lembut.

“wah.. dia cantik sekali ya..” ucap leeteuk.

“iyadong.. lihat saja ayahnya juga cantik..” ucap heechul.

“pa…pa..” ucap ji eun.

“j-ji eun memanggilku PA-PA !!” jerit kyunnie. “YEEEEEEEYYY !!”

leeteuk langsung merampas ji eun.

“ji eun.. ayo panggil aku pa-pa..” ucap leeteuk.

“ma….ma…”

“PA- PA” ucap leeteuk lagi.

“ma… ma….”

leeteuk memberikan ji eun pada kyuhyun lagi.

“mungkin yang tadi hanya kebetulan..” ucap leeteuk.

kyuhyun mencium pipi tembem ji eun sambil menggendongnya lembut.

“pa…pa..” ucap ji eun.

“hwaaaaaa ! DIA MEMANGGILKU PA-PA LAGI !! “kyuhyun histeris.

 

*BRAAAK

leeteuk mengunci pintu rumah.

“hyung ! aku mau masuuuk !” jerit kyuhyun.

“kau tidak boleh masuk sebelum ji eun memanggilku pa-pa juga !” ucap leeteuk.

“jahat sekali sih !” gerutu kyuhyun. ” JI EUN, JANGAN MAU MEMANGGIL HYUNG MONSTER DENGAN SEBUTAN PA-PA !” jerit kyunnie

dari luar.

“sudah seminggu aku mengajarkan ji eun untuk memanggilku pa-pa tapi tidak berhasil.. kyunnie yang baru datang 1 jam yang lalu

sudah dipanggil pa-pa.. hwaaaaaa.. hiks..hiks..” siwon menangis di pojok kamarnya.