THE EYES (PART 2)


Tittle : THE EYES

Author : @albiealvinostra

Cast : Agnes Monica , Choi Siwon , Taeyang

Other Cast : Cho Kyuhyun , Choi Seunghyun (TOP)

Genre : romance

Type : Chapter

Disclaimer : this FF is owned by my self,this ff has a copyright so dont copy paste them without my permission…All cast is completely borrow by God,Their Family and of course SM Entertaiment

 

FLASHBACK

 

KRING KRING

suara telfon berdering di ruang keluarga Cho.

“dengan keluarga Cho..”jawab seorang pria.

“a-aku taeyang…”

“taeyang ? ada apa kau menelfon ?”

“a-agnes…”

“agnes ? kenapa dengan kakakku ??”

“a-agnes kecelakaan……” ucap taeyang lirih.

“A-apa ?? kecelakaan ?!”

“y-ya.. sekarang aku sedang di seoul hospital..”

“aku akan segera kesana ” kyuhyun menutup telfon.

tapi kakinya seperti terpaku sampai tidak dapat beranjak sama sekali dari tempatnya berdiri. dia begitu shock mendengar kabar bahwa kakak yang sangat disayanginya mengalamai kecelakaan.

 

*END FLASHBACK*

 

***

 

kyuhyun baru saja sampai ke seoul. perjalanannya dari tokyo ke seoul cukup melelahkan tapi seperti tidak terasa sama sekali. rasa khawatirnya

terhadap agnes jauh lebih besar. kyuhyun menyusuri lorong-lorong berdinding putih rumah sakit dan langkahnya terhenti di antara 2 ruangan berbeda.

di depan salah satu ruangan terlihat taeyang sedang tertunduk. kyuhyun tau itu pasti ruangan tempat kakaknya dirawat.

kyuhyun melangkah pelan mendekati pintu ruangan itu. dan ketika dia sudah berada tepat didepan ruangan itu perlahan kyuhyun membuka pintunya.

dia melihat agnes terbaring lemah di atas ranjang. perlahan kyuhyun melangkah mendekati ranjang tempat agnes terbaring.

“ka…. bisakah kau mendengarku ?……” tanya kyuhyun dengan suara begitu lirih.

“ka… bangunlah….. bukankah kau berjanji untuk tidak merepotkan ku… kau pernah bilang kau akan selalu datang ke hadapanku bila aku sedang memanggilku dimanapun aku sedang berada..

sekarang aku sedang memanggilmu.. tidakkah kau akan bangun dan memberiku senyuman yang biasa ?… hiks hiks…”

“ka………ka……ka…..ka…..bangunlah…… kumohon bangunlah…..” kyuhyun menangis.

kyuhyun menggenggam tangan agnes yang terasa hangat dan memandang wajah pucat kakaknya.

 

*kyuhyun flashback*

 

“kenapa stick ini cepat sekali rusak !!!” ucap kyuhyun kesal sambil membanting stick PSnya kesal dan membanting tubuhnya ke sofa.

 

*GREEEBBB*

agnes memeluk kyuhyun dari belakang.

“hei.. kenapa wajahmu jelek begitu ?”

“diamlah ka… aku sedang kesal..”

“bagaimana kalau ku beri ini..” ucap agnes sambil memberikan sebuah kotak.

“apa ini ?”

“sebuah hadiah yang semoga dapat membuat wajah adikku kembali tampan seperti semula….”

*CUP*

agnes mencium pipi kyuhyun dan beranjak dari kamar.

 

kyuhyun hanya diam dan membuka kotak pemberian kakaknya

sebuah senyum kecil terlihat diwajah tampan kyu… dia langsung beranjak dari sofa dan mengejar agnes.

*CUP*

kyuhyun mencium pipi agnes.

“terimakasih ka atas PSPnya…” ucap kyuhyun sambil tersenyum lebar.

***

 

“kapan kau akan kembali ke tokyo ?” tanya kyuhyun sambil mengusap air mata dari pelupuk matanya.

“kapanpun kau memanggilku.. dan darimanapun kau memanggilku.. aku akan ada disana untukmu.. “ucap agnes sambil tersenyum dan mengusap pipi

adik tersayangnya.

“ka…. tidak bisakah kau kuliah di tokyo saja ?” tanya kyuhyun lagi.

dia begitu berat melepaskan agnes pergi.

“kyuuu… kumohon jangan bilang begitu lagi… ini akan menjadi lebih berat untukku..” ucap agnes sambil memeluk kyuhyun. “aku akan kembali setiap liburan… i promise..”

“baiklah… tepati janjimu.. kau harus datang setiap aku memanggilmu dimanapun aku berada..”

“i will..” ucap agnes sambil tersenyum.

*END FLASHBACK*

 

“ka….. bangunlah.. tepati janjimu itu..” ucap kyuhyun lirih.

***

 

“bagaimana dengan hari pertamamu disini Dr. Choi ?” ucap TOP.

“untuk hari pertama.. ini cukup melelahkan.. aku minta gaji lembur ya.. ” ucap siwon bercanda.

“hahaha… ” TOP tertawa mendengar jawaban adiknya. “bagaimana kalau kau membelikanku minuman.. dan setelah itu kita akan mengobrol”

siwon mengangguk setuju dan pergi keluar ruangannya mencari minuman.

 

di depan ruangannya dia melihat seorang pria duduk dengan wajah yang sedih dan bercampur lelah.

siwon hanya sekedar melihat dan langsung pergi. dia pergi ke minimarket disebelah rumah sakit.

siwon mengambil 2 softdrink untuknya dan kakaknya. tapi tiba-tiba dia teringat pria yang dilihatnya didepan ruangan. dia mengambil satu softdrink lagi.

“aku akan memberikan yang satu ini untuknya..”pikir siwon.

siwon kembali ke rumah sakit dan melihat pria itu masih disana.

“untunglah dia masih ada..”pikir siwon lagi.

 

“ini ambillah…” ucap siwon tiba-tiba sambil mengulurkan minuman, membuat pria itu terkejut.

“a-ah iya.. terimakasih dok…”

“tidak usah memanggilku begitu.. kitakan masih seumur.. panggil saja siwon..”

“o-oh baiklah..siwon..”

“kau… kenapa wajahmu begitu ? tenanglah tidak usah khawatir.. ibumu pasti akan sembuh..” ucap siwon berusaha menghibur.

“bukan ibuku yang sedang dirawat.. tapi pacarku..”

“o-oh maaf ya… ku pikir ibumu.. memang pacarmu sakit apa ?”

“kemarin dia kecelakaan.. dan sampai sekarang masih belum juga sadar..”

“tenanglah dia akan sadar secepatnya… kalau begitu aku pergi dulu ya..”

“terimakasih ya.. atas minumannya..”

siwon tersenyum dan pergi.

***

 

1 minggu kemudian.

 

“hei… peri ku yang manis, kau malas sekali sampai-sampai kau tidak mau bangun dari tidurmu..” ucap taeyang sambil mengusap wajah agnes dengan handuk basah.

“bangunlah… akan ku buatkan kau bubur yang enak.. bukankah kau senang dengan masakanku ?” tambah taeyang kali ini sambil mengusap lembut jari-jari agnes.

taeyang meletakan handuk basahnya dan melihat wajah sendu agnes yang agak pucat.

“baby… kenapa kau tidak juga bangun ? semarah itukah kau denganku karena aku terlambat waktu itu ? sampai kau tidak mau bangun sampai sekarang ?”

ucap taeyang sambil menahan air matanya.

“agnes… ku mohon maafkan aku.. bangunlah…. ku mohon.. aku minta maaf padamu.. hiks.. hiks..” tangis taeyang pecah. “aku berjanji tidak akan membuatmu

menunggu lagi……. jadi ku mohon bangunlah.. hiks….hiks…” taeyang menangis.

 

jari agnes bergerak.

“t-taeyang…..” ucap agnes sangat pelan. “t-taeyang….”

“a-agnes kau sudah sadar ??” ucap taeyang.

“aku dmn ? kenapa ruangan ini gelap sekali ?” tanya agnes.

“sebentar aku akan panggilkan dokter…”

taeyang langsung berlari keluar dan memanggil dokter.

dokter langsung masuk dan memeriksa keadaan agnes.

 

20 MENIT KEMUDIAN.

 

“bagaimana keadaan putriku dok ?” Tanya Mrs. Cho

“semuanya baik… hanya saja….”

“hanya saja ??” ucap kyuhyun.

“karena kecelakaan itu saraf mata putri anda rusak…”

kyuhyun tidak berani untuk bertanya lagi. dia sudah dapat menerka apa kelanjutan kalimat dokter itu.

“maksudmu agnes akan buta ?”dengan berat pertanyaan itu keluar dari mulut taeyang. dan berharap dokter itu akan mengatakan “jangan khawatir itu tidak akan terjadi”.

dokter itu mengangguk pelan.

***

 

Mrs.Cho dan kyuhyun masuk ke ruang rawat agnes di ikuti taeyang.

“bu… kau kah itu ?” tanya agnes dengan senyum lembut. sehingga membuat Mrs.Cho tidak dapat menahan air matanya.

Mrs.Cho memeluk putrinya dan membelai lembut rambut agnes.

“k-kau menangis bu ?” tanya agnes

“t-tidak.. ibu tidak menangis…”

“ibu…. kau tidak boleh berbohong pada putrimu… kau menangis karena aku buta ?”

Mrs.Cho terkejut mendengar ucapan agnes.

“bu… aku hanya buta.. bukankah ini jauh lebih dari pada aku harus meninggalkan ibu selamanya…” ucap agnes enteng.

Mrs.Cho memeluk erat tubuh putrinya sambil menangis. kyuhyun juga ikut memeluk kakak tersayangnya.

“bu…..kyu….. sudahlah.. aku baik-baik saja..” ucap agnes tetap dengan senyum manisnya.

 

“kau bohong… “ucap taeyang dalam hati.

***

 

taeyang masuk ke ruang rawat agnes. dia melihat agnes seperti sedang memandang jauh ke luar.

 

“di luar tampaknya cerah ya…” ucap agnes tiba-tiba.

“betul sekali.. kau mau jalan-jalan ?”

“tentu saja. tapi aku lapar.. kau bawa sesuatu yang enak untukku ?”

“ya.. tadi pagi-pagi aku membuatkanmu bubur…”

“yeaaaayy ! pasti leZAT ! sebagai pacar kau akan menyuapi ku kan ?” tanya agnes manja.

“tentu saja. seumur hidupku aku akan menyuapi, menggendong, membuatmu tertawa…dan…”

“dan menjadi mata untukku ??” selak agnes.

“ya… aku melakukan semuanya untukmu.. forever.. just for u…” taeyang mencium lembut kening agnes.

agnes tersenyum.

“kalau begitu aku tidak pernah menyesal karena buta…”